PSAK UPI YPTK 2025/2026 Sukses Digelar, Bekali Mahasiswa Baru dengan Iman, Karakter, dan Semangat Transformasi

Padang, 24 September 2025 — Suasana penuh semangat, tawa, dan doa mewarnai awal perjalanan ribuan mahasiswa baru Universitas Putra Indonesia “YPTK”. Selama dua hari, 22–23 September 2025, mereka berkumpul dalam Pengenalan Sistem Akademik Kampus (PSAK) yang tidak hanya memperkenalkan wajah kampus, tetapi juga membekali mereka dengan nilai iman, karakter, dan semangat transformasi. Momen ini menjadi langkah awal penting bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat budaya akademik sekaligus meneguhkan identitas UPI YPTK sebagai Rumah Transformasi.

Acara PSAK dipusatkan di dua lokasi berbeda demi kelancaran dan kenyamanan peserta: UPI Exhibition Hall untuk mahasiswa baru laki-laki, serta UPI Convention Center untuk mahasiswa baru perempuan. Dengan konsep yang hangat, edukatif, dan penuh inspirasi, PSAK menghadirkan berbagai pembicara ternama yang menyampaikan materi menyangkut keimanan, karakter, teknologi, transformasi, hingga pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Di UPI Convention Center, mahasiswa baru perempuan mendapat siraman rohani dari Ustadz Muhammad Elvi Syam, Lc., M.A., Ketua Yayasan Dar el-Iman Padang. Dalam penyampaiannya, Ustadz Elvi menguraikan pentingnya salah satu dari empat pilar UPI YPTK dengan fokus keimanan sebagai pondasi dalam menapaki kehidupan kampus dan masa depan.

Beliau menekankan bahwa iman harus dipahami bukan sekadar keyakinan, melainkan sikap hati yang dibuktikan melalui ucapan dan amal perbuatan. Di era digital, mahasiswa ditantang untuk tetap menjaga akhlak di dunia maya, menghindari “dosa digital” seperti ghibah dan fitnah online, serta selalu bersikap kritis terhadap setiap informasi.

Kisah teladan Uwais al-Qarni turut dihadirkan untuk menginspirasi maba agar menjadi pribadi yang tangguh, rendah hati, dan tetap kokoh meski menghadapi tekanan atau kegagalan. Penyampaian yang sederhana namun menyentuh membuat suasana penuh refleksi, sekaligus memberi semangat baru kepada mahasiswa baru untuk menjadikan keimanan sebagai bekal utama.

Sementara di UPI Exhibition Hall, mahasiswa baru laki-laki mendapatkan pembekalan dari Rektor UPI YPTK, Assoc. Prof. Dr. Muhammad Ridwan, S.E., M.M. yang membawakan materi bertajuk Pendidikan karakter dan teknologi. Dalam pemaparannya, Rektor menekankan bahwa UPI YPTK adalah kampus teknologi dengan “Technology Mindset” yang tidak hanya menekankan penguasaan ilmu, tetapi juga pembentukan kepribadian yang kuat dan berakhlak.

Beliau memaparkan sejumlah problematika generasi muda saat ini, mulai dari krisis identitas akibat pengaruh media sosial, kecanduan gawai yang menggerus kesehatan mental, hingga maraknya kasus tawuran pelajar di Padang. Rektor menegaskan bahwa mahasiswa UPI YPTK harus mampu tampil berbeda—memiliki growth mindset, menguasai soft skill dan hard skill, serta membangun portofolio digital sebagai bukti karya dan inovasi.

Sebagai bekal, Rektor memperkenalkan 12 Prinsip Dasar Karakter UPI YPTK, di antaranya jujur, bertanggung jawab, disiplin, berkolaborasi, kreatif, bersyukur, hingga sabar. Nilai-nilai ini menjadi pilar dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.

Masih pada hari yang sama, suasana hall semakin hidup dengan kehadiran Syahril Dahlan, CH.CMHT, yang menyampaikan materi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Dengan gaya penyampaian yang luwes, interaktif, dan disertai contoh-contoh nyata di lapangan, Syahril berhasil membuat mahasiswa menyadari betapa dekatnya ancaman narkoba dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan, menghilangkan potensi, bahkan merusak keharmonisan keluarga.

Para mahasiswa diajak untuk berani berkata “tidak” pada narkoba, saling menjaga satu sama lain, dan menjadikan lingkungan kampus sebagai ruang yang bersih dari narkoba. Penyampaian yang ringan, penuh humor, namun tetap serius membuat suasana terasa nyata, asyik, dan mengena di hati mahasiswa baru.

Dua hari penuh ini menjadi awal yang bermakna, di mana ribuan mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan pada sistem akademik yang akan mereka hadapi, tetapi juga dibekali dengan nilai-nilai moral dan keagamaan yang akan menuntun mereka dalam kehidupan. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa dan harapan agar semangat yang tertanam selama PSAK terus tumbuh sepanjang perjalanan studi para mahasiswa.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, mahasiswa baru UPI YPTK diharapkan siap bertransformasi dan melangkah maju menuju masa depan yang lebih cerah dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai moral islami yang kokoh.

Lebih dari sekadar kegiatan orientasi, PSAK 2025/2026 menegaskan peran UPI YPTK sebagai “Rumah Transformasi”—tempat setiap mahasiswa ditempa untuk menjadi versi terbaik dari dirinya. Semangat keimanan yang kuat, karakter yang berintegritas, serta kesiapan menghadapi era teknologi menjadi modal berharga yang akan menemani langkah mereka menuju cita-cita. Bekal inilah yang diharapkan mampu menuntun mahasiswa baru menapaki perjalanan akademik dengan keyakinan dan semangat untuk terus bertumbuh menjadi generasi Indonesia yang berdaya saing global dan berakhlak mulia.

Selamat datang Mahasiswa Baru UPI YPTK 2025/2026!

Saatnya bertransformasi dan melangkah lebih maju menuju masa depan yang gemilang bersama UPI YPTK.

 

UPI YPTK – BerTransformasi dan Melangkah Lebih Maju

Latest News

More

Upcoming Events

Facebook

Twitter