HIRM UPI YPTK 2025 Jadi Ruang Awal Penguatan Solidaritas, Kepedulian, dan Pengembangan Diri Mahasiswa
Padang, 24 Desember 2025 — Universitas Putra Indonesia “YPTK” sukses menyelenggarakan Hari Ikatan Republik Mahasiswa (HIRM) UPI YPTK 2025 pada tanggal 16–17 Desember 2025. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UPI YPTK beserta jajaran pimpinan universitas dan para Dekan fakultas, serta diikuti oleh mahasiswa sebagai bagian dari rangkaian awal pengenalan kehidupan kampus.
HIRM UPI YPTK dirancang sebagai ruang awal pembentukan karakter mahasiswa, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam menumbuhkan solidaritas, gotong royong, empati sosial, serta semangat kolaborasi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai organisasi kemahasiswaan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan lembaga mahasiswa yang menjadi wadah pengembangan diri selama masa perkuliahan.
Pada hari pertama pelaksanaan HIRM, mahasiswa diajak untuk mengenal lebih dekat dinamika organisasi kemahasiswaan yang ada di lingkungan UPI YPTK. Melalui sesi perkenalan dan interaksi langsung, mahasiswa didorong untuk belajar beradaptasi, berjejaring, serta memahami bahwa perkuliahan tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga proses bertumbuh dan mengembangkan potensi diri di luar ruang kelas.
Sementara itu, hari kedua HIRM menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengenal fakultas masing-masing secara lebih mendalam. Mulai dari pengenalan himpunan mahasiswa fakultas, dosen, hingga budaya dan dinamika akademik fakultas, seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara seru, komunikatif, dan interaktif, sehingga memberikan gambaran utuh tentang arah pengembangan akademik dan non-akademik mahasiswa di setiap fakultas.
Dalam sambutannya, Rektor UPI YPTK, Assoc. Prof. Dr. Muhammad Ridwan, SE, MM, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti HIRM serta para relawan mahasiswa yang telah berkontribusi aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan kampus.
“Sekali lagi saya sampaikan selamat kepada seluruh mahasiswa dan mahasiswi UPI YPTK yang melaksanakan Hari Ikatan Republik Mahasiswa. Republik ini dibangun dengan solidaritas, gotong royong, dan empati sosial,” ujar Rektor.
Lebih lanjut, Rektor mengungkapkan bahwa hingga saat ini tercatat sekitar 400 relawan mahasiswa UPI YPTK telah tergabung dan terlibat aktif dalam program UPI YPTK Peduli. Namun demikian, menurutnya, perjuangan dan pengabdian mahasiswa masih terus berlanjut.
“Perjuangan kita masih panjang. Masih ada daerah-daerah yang belum bisa kita jangkau dan belum bisa kita bantu secara optimal. Namun saya yakin, kampus ini kita dirikan bukan hanya untuk mencerdaskan mahasiswa, tetapi juga untuk membentuk kepedulian dan keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Rektor juga menekankan bahwa ukuran kebesaran sebuah perguruan tinggi tidak semata dilihat dari kemegahan fasilitas, melainkan dari seberapa besar manfaat dan dampak yang dihadirkan bagi sesama. Hal ini sejalan dengan 12 Prinsip Dasar UPI YPTK, di mana prinsip pertama adalah menyayangi sesama.
“Kampus ini membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk mengubah kepedulian menjadi aksi nyata dan ilmu menjadi pengabdian. Inilah saatnya mahasiswa UPI YPTK hadir di tengah masyarakat dan memberikan dampak nyata. Inilah makna kampus berdampak,” tutupnya.
Melalui pelaksanaan HIRM UPI YPTK 2025, Universitas Putra Indonesia “YPTK” menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi mahasiswa yang unggul secara akademik, berkarakter, berjiwa sosial, serta siap bertransformasi dan berkontribusi bagi masyarakat. HIRM menjadi langkah awal mahasiswa untuk tumbuh, berkreasi, dan berperan aktif sebagai bagian dari Republik Mahasiswa UPI YPTK.
UPI YPTK–Bertransformasi
#UPIYPTK #HIRM #2025 #KampusBertransformasi #DiktiSaintek #KampusBerdampak #diktisaintekberdampak