Bantu Warga Terdampak Bencana di Agam, Mahasiswa UPI YPTK Gelar Aksi Lintas Sektor dalam KKN Tematik Kolaboratif LLDIKTI X & III
AGAM — Sebagai bentuk kepedulian sosial dan kontribusi nyata bagi masyarakat, kontingen mahasiswa Universitas Putra Indonesia "YPTK" resmi menerjunkan diri dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kolaboratif 2026 bertajuk "Bangkik Basamo Mambangun Nagari". Program pengabdian masyarakat ini merupakan sinergi lintas wilayah antara Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X dan LLDIKTI Wilayah III.
Program KKN Tematik yang dipusatkan di Nagari Salareh Aia dan Nagari Salareh Aia Timur, Kec. Palembayan, Kab.Agam Kabupaten Agam, Sumatera Barat ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd. Dalam arahannya, Wamendiktisaintek menekankan pentingnya perguruan tinggi untuk hadir memberikan solusi nyata atas berbagai persoalan masyarakat melalui kolaborasi antar-kampus dan lintas disiplin ilmu.
Berfokus pada pemulihan warga terdampak bencana di Kabupaten Agam, mahasiswa UPI YPTK menghadirkan berbagai inovasi program kerja yang mengedepankan pendekatan interdisipliner di empat sektor utama: Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi Kreatif, dan Pertanian.
Inovasi Tanggap Darurat di Area Huntara dan Edukasi Masyarakat
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa UPI YPTK terjun langsung ke lokasi pemukiman warga dan Hunian Sementara (Huntara) untuk memastikan kebutuhan mendasar serta pemulihan ekonomi warga dapat terpenuhi secara optimal.
Beberapa program unggulan yang dijalankan meliputi:
1. Layanan Kesehatan Terpadu: Menggagas inovasi kesehatan tanggap darurat serta mendirikan posko layanan kesehatan terpadu bagi warga yang bermukim di area Huntara.
2. Edukasi & Edu-Eksplorasi Karakter: Menggelar sosialisasi interaktif pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba bagi kalangan remaja dan anak-anak di nagari setempat.
3. Pemberdayaan Ekonomi Kreatif & Pertanian: Pendampingan masyarakat dalam mengolah potensi lokal guna memulihkan ketahanan ekonomi keluarga pascabencana.
Seluruh rangkaian program KKN Tematik ini dirancang secara terukur dengan melibatkan kolaborasi erat bersama berbagai elemen masyarakat lokal, mulai dari perangkat Nagari, tenaga kesehatan desa, tokoh adat, hingga relawan Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat.
Tiga mahasiswa terbaik UPI YPTK Padang yang diterjunkan dalam KKN Tematik Kolaboratif ini menghadirkan perpaduan keilmuan Teknik dan Psikologi:
1. Taufik Affandi Putra (Program Studi Teknik Sipil)
2. Tri Gading Padewa (Program Studi Teknik Sipil)
3. Muhammad Rafif Octavio (Program Studi Psikologi)
Keikutsertaan mahasiswa UPI YPTK dalam program KKN Tematik Kolaboratif yang diresmikan langsung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) ini menjadi penegasan bahwa perguruan tinggi hadir sebagai penyedia solusi konkret di tengah masyarakat.
"Melalui semangat 'Bangkik Basamo', keberadaan mahasiswa UPI YPTK di tengah-tengah warga tidak hanya sekedar memenuhi kewajiban akademis, melainkan memberikan dampak pemulihan yang nyata, tepat sasaran, dan berkelanjutan bagi masyarakat Nagari di Kabupaten Agam," ujar Dr. Abulwafa Muahammad, S.Kom., M.Kom. perwakilan Tim Pendamping KKN UPI YPTK.
Tentang Universitas Putra Indonesia YPTK :
Universitas Putra Indonesia "YPTK" adalah perguruan tinggi swasta terkemuka di Sumatera Barat yang berkomitmen pada pengembangan IPTEK, kepedulian sosial, serta pembentukan karakter mahasiswa yang adaptif dan solutif. Melalui program pengabdian masyarakat dan kemitraan strategis, UPI YPTK terus mendorong mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa.