Fakultas Ilmu Komputer UPI YPTK Padang Luluskan 13 Doktor Baru Teknologi Informasi, Tegaskan Komitmen Riset Berdampak Nyata
PADANG – Program Studi Doktor Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Putra Indonesia YPTK (UPI YPTK) Padang resmi meluluskan 13 doktor baru melalui gelaran Sidang Terbuka Promosi Doktor ke-57. Momentum ini menegaskan komitmen institusi dalam mencetak akademisi dan peneliti berkualitas tinggi di bidang teknologi informasi.
Daftar lulusan doktor baru yang resmi dikukuhkan:
1. Dr. Raja Ayu Mahessya, S.Kom., M.Kom.
2. Dr. Randy Permana, S.Kom., M.Kom.
3. Dr. Khairul Anam, S.Kom., M.Kom.
4. Dr. Leni Natalia Zulita, S.Kom., M.Kom.
5. Dr. Halifia Hendri, S.Pd., M.Kom.
6. Dr. Yuda Irawan, S.Kom., M.TI.
7. Dr. Junadhi, M.Kom.
8. Dr. Hadi Syahputra, S.Kom., M.Kom.
9. Dr. Marnis Nasution, S.Kom., M.Kom.
10. Dr. Bosker Sinaga, M.Kom.
11. Dr. Yesri Elva, S.Kom., M.Kom.
12. Dr. Ibnu Rasyid Munthe, S.Kom., M.Kom.
13. Dr. Muhammad Habib Yuhandri, S.Kom., M.Kom.
Rektor UPI YPTK Padang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kelulusan para promovendus pada sidang promosi doktor ke-57 ini. Beliau menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti dedikasi para akademisi dalam mengembangkan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Dalam sambutannya, Rektor memberikan sorotan khusus pada karya salah satu lulusan—seorang dosen asal Pekanbaru, Riau—yang dinilai berhasil menghadirkan penelitian berdampak nyata. Lulusan tersebut sukses membangun prototipe sistem dan bekerja sama langsung dengan instansi sasaran penelitian, sehingga hasil risetnya dapat diterapkan dan dirasakan pemanfaatannya secara langsung.
Guna memperluas daya jangkau penelitian akademis, Rektor mendorong seluruh dosen dan peneliti untuk tidak berhenti pada tataran teori semata. Beliau mengimbau agar kolaborasi dengan lembaga strategis, seperti Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BPPD) serta Biro Hukum dan Organisasi (BHG), dilembagakan secara resmi melalui kesepakatan tertulis (Memorandum of Understanding/MoU).
Kelulusan 13 doktor baru ini diharapkan semakin memperkuat barisan akademisi berkualitas yang siap memberikan solusi berbasis teknologi informasi bagi industri, pemerintah, dan masyarakat luas.